Pages

Monday, 3 October 2011

VALENTINE DAY (HARI BERKASIH SAYANG) Menurut pandangan Islam


VALENTINE DAY (HARI BERKASIH SAYANG) Menurut pandangan Islam

by Bicara Ad-din on Thursday, 10 February 2011 at 23:01
Benarkah ia hanya kasih sayang belaka ?  

Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang di muka bumi ini, nescaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti prasangka belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah).” (Surah Al-An’am : 116)


Hari 'kasih sayang' yang dirayakan oleh orang-orang Barat pada tahun-tahun terakhir disebut 'Valentine Day' amat popular dan merebak di pelusuk Indonesia bahkan di Malaysia juga. Lebih-lebih lagi apabila menjelangnya bulan Februari di mana banyak kita temui jargon-jargon (simbol-simbol atau  iklan-iklan) tidak Islami hanya wujud demi untuk mengekspos (mempromosi) Valentine. Berbagai tempat hiburan bermula dari diskotik(disko/kelab malam), hotel-hotel, organisasi-organisasi mahupun kelompok-kelompok kecil; ramai yang berlumba-lumba menawarkan acara untuk merayakan Valentine. Dengan  dukungan(pengaruh) media massa seperti surat kabar, radio mahupun televisyen; sebagian besar orang Islam juga turut dicekoki(dihidangkan) dengan iklan-iklan Valentine Day.

 SEJARAH VALENTINE:
Sungguh merupakan hal yang ironis(menyedihkan/tidak sepatutnya terjadi) apabila telinga kita mendengar bahkan kita sendiri 'terjun' dalam perayaan Valentine tersebut tanpa mengetahui sejarah Valentine itu sendiri. Valentine sebenarnya adalah seorang martyr (dalam Islam disebut 'Syuhada') yang kerana kesalahan dan bersifat 'dermawan' maka dia diberi gelaran Saint atau Santo.

Pada tanggal 14 Februari 270 M, St. Valentine dibunuh karena pertentangannya (pertelingkahan) dengan penguasa Romawi pada waktu itu iaitu Raja Claudius II (268 - 270 M). Untuk mengagungkan dia (St. Valentine), yang dianggap sebagai simbol ketabahan, keberanian dan kepasrahan dalam menghadapi cubaan hidup, maka para pengikutnya memperingati kematian St. Valentine sebagai 'upacara keagamaan'.
 

Tetapi sejak abad 16 M, 'upacara keagamaan' tersebut mulai beransur-ansur hilang dan berubah menjadi 'perayaan bukan keagamaan'. Hari Valentine kemudian dihubungkan dengan pesta jamuan kasih sayang bangsa Romawi kuno yang disebut “Supercalis” yang jatuh pada tanggal 15 Februari.
 

Setelah orang-orang Romawi itu masuk agama Nasrani(Kristian), pesta 'supercalis'  kemudian dikaitkan dengan upacara kematian St. Valentine. Penerimaan upacara kematian St. Valentine sebagai 'hari kasih sayang' juga dikaitkan dengan kepercayaan orang Eropah bahwa waktu 'kasih sayang' itu mulai bersemi 'bagai burung jantan dan betina' pada tanggal 14 Februari.


Dalam bahasa Perancis Normandia, pada abad pertengahan terdapat kata “Galentine” yang bererti 'galant atau cinta'. Persamaan bunyi antara galentine dan valentine menyebabkan orang berfikir bahwa sebaiknya para pemuda dalam mencari pasangan hidupnya pada tanggal 14 Februari. Dengan berkembangnya zaman, seorang 'martyr' bernama St. Valentino mungkin akan terus bergeser jauh pengertiannya(jauh dari erti yang sebenarnya). Manusia pada zaman sekarang tidak lagi mengetahui dengan jelas asal usul hari Valentine. Di mana pada zaman sekarang ini orang mengenal Valentine lewat (melalui) greeting card, pesta persaudaraan, tukar kado(bertukar-tukar memberi hadiah) dan sebagainya tanpa ingin mengetahui latar belakang sejarahnya lebih dari 1700 tahun yang lalu.


Dari sini dapat diambil kesimpulan bahwa moment(hal/saat/waktu) ini hanyalah tidak lebih bercorak kepercayaan atau animisme belaka yang berusaha merosak 'akidah' muslim dan muslimah sekaligus memperkenalkan gaya hidup barat  dengan kedok percintaan(bertopengkan percintaan), perjodohan dan kasih sayang.

PANDANGAN ISLAM
 

Sebagai seorang muslim tanyakanlah pada diri kita sendiri, apakah kita akan mencontohi begitu saja sesuatu yang jelas bukan bersumber dari Islam ?
 
Mari kita renungkan firman Allah s.w.t.:

“ Dan janglah kamu megikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggung jawabnya”. (Surah Al-Isra : 36)


Dalam Islam kata “tahu” berarti mampu mengindera(mengetahui) dengan seluruh panca indera yang dikuasai oleh hati. Pengetahuan yang sampai pada taraf mengangkat isi dan hakikat sebenarnya. Bukan hanya sekedar dapat melihat atau mendengar. Bukan pula sekadar tahu sejarah, tujuannya, apa, siapa, kapan(bila), bagaimana, dan di mana, akan tetapi lebih dari itu.

Oleh kerana itu Islam amat melarang kepercayaan yang membonceng(mendorong/mengikut) kepada suatu kepercayaan lain atau dalam Islam disebut Taqlid.

Hadis Rasulullah s.a.w:“ Barang siapa yang meniru atau mengikuti suatu kaum (agama) maka dia termasuk kaum (agama) itu”.
Firman Allah s.w.t. dalam Surah AL Imran (keluarga Imran) ayat 85 :“Barangsiapa yang mencari agama selain agama Islam, maka sekali-sekali tidaklah diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi”.
HAL-HAL YANG HARUS DIBERI PERHATIAN:-

Dalam masalah Valentine itu perlu difahami secara mendalam terutama dari kaca mata agama kerana kehidupan kita tidak dapat lari atau lepas dari agama (Islam) sebagai pandangan hidup. Berikut ini beberapa hal yang harus difahami di dalam  masalah 'Valentine Day'.


1. PRINSIP / DASAR    Valentine Day adalah suatu perayaan yang berdasarkan kepada pesta jamuan 'supercalis' bangsa Romawi kuno di mana setelah mereka masuk Agama  Nasrani (kristian), maka berubah menjadi 'acara keagamaan' yang dikaitkan dengan kematian St. Valentine.
 
2. SUMBER ASASI    Valentine jelas-jelas bukan bersumber dari Islam, melainkan bersumber dari rekaan fikiran manusia yang diteruskan oleh pihak gereja. Oleh kerana itu lah , berpegang kepada akal rasional manusia semata-mata, tetapi jika tidak berdasarkan kepada Islam(Allah), maka ia akan tertolak.
Firman Allah swt dalam Surah Al Baqarah ayat 120 :Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka.

Katakanlah : “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang sebenarnya)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemahuan  mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu”.
 

3. TUJUAN    Tujuan mencipta dan mengungkapkan rasa kasih sayang di persada bumi adalah baik. Tetapi bukan seminit untuk sehari dan sehari untuk setahun. Dan bukan pula bererti kita harus berkiblat kepada Valentine seolah-olah meninggikan ajaran lain di atas Islam. Islam diutuskan kepada umatnya dengan memerintahkan umatnya untuk berkasih sayang dan menjalinkan persaudaraan      yang abadi di bawah naungan Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang. Bahkan Rasulullah s.a.w. bersabda :“Tidak beriman salah seorang di antara kamu sehingga ia cinta kepada saudaranya seperti cintanya kepada diri sendiri”.
 

4. OPERASIONAL Pada umumnya acara Valentine Day diadakan dalam bentuk pesta pora dan huru-hara.
Perhatikanlah firman Allah s.w.t.:Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaithon dan    syaithon itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya”. (Surah Al Isra : 27)

Surah Al-Anfal ayat 63 yang berbunyi : “…walaupun kamu membelanjakan    semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat    mempersatukan hati mereka, akan tetapi Allah telah mempersatukan hati    mereka. Sesungguhnya Dia (Allah) Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”.
 

Sudah jelas ! Apapun alasannya, kita tidak dapat menerima kebudayaan import dari luar yang nyata-nyata bertentangan dengan keyakinan (akidah) kita. Janganlah kita mengotori akidah kita dengan dalih toleransi dan setia kawan. Kerana kalau dikata toleransi, Islamlah yang paling toleransi di dunia.


Sudah berapa jauhkah kita mengayunkan langkah mengelu-elukan(memuja-muja)Valentine Day ? Sudah semestinya kita menyedari sejak dini(saat ini), agar jangan sampai terperosok lebih jauh lagi. Tidak perlu kita irihati dan cemburu dengan upacara dan bentuk kasih sayang agama lain. Bukankah Allah itu Ar Rahman dan Ar Rohim.  Bukan hanya sehari untuk setahun. Dan bukan pula dibungkus dengan hawa nafsu. Tetapi yang jelas kasih sayang di dalam Islam lebih luas dari semua itu. Bahkan Islam itu merupakan 'alternatif' terakhir setelah manusia gagal dengan sistem-sistem lain.


Lihatlah kebangkitan Islam!!! Lihatlah kerosakan-kerosakan yang ditampilkan oleh peradaban Barat baik dalam media massa, televisyen dan sebagainya. Karena sebenarnya Barat hanya mengenali perkara atau urusan yang bersifat materi. Hati mereka kosong dan mereka bagaikan 'robot' yang bernyawa.
 

MARI ISTIQOMAH (BERPEGANG TEGUH) Perhatikanlah Firman Allah :
…dan sesungguhnya jika kamu mengikuti keinginan mereka setelah datang ilmu kepadamu, sesungguhnya kamu kalau begitu termasuk golongan orang-orang yang zalim”.
 
Semoga Allah memberikan kepada kita hidayahNya dan ketetapan hati untuk dapat istiqomah dengan Islam sehingga hati kita menerima kebenaran serta menjalankan ajarannya.
Tujuan dari semua itu adalah agar diri kita selalu taat sehingga dengan izin Allah s.w.t.kita dapat berjumpa dengan para Nabi baik Nabi Adam sampai Nabi Muhammad s.a.w.

Firman Allah s.w.t.:
Barangsiapa yang taat kepada Allah dan RasulNya maka dia akan bersama orang-orang yang diberi nikmat dari golongan Nabi-Nabi, para shiddiq (benar imannya), syuhada, sholihin (orang-orang sholih), mereka itulah sebaik-baik teman”.
 
Berkata Peguam Zulkifli Nordin (peguam di Malaysia) di dalam kaset 'MURTAD' yang mafhumnya :-
"VALENTINE" adalah nama seorang paderi. Namanya Pedro St. Valentino. 14 Februari 1492 adalah hari kejatuhan Kerajaan Islam Sepanyol. Paderi ini umumkan atau isytiharkan hari tersebut sebagai hari 'kasih sayang' kerana pada nya Islam adalah ZALIM!!!  Tumbangnya Kerajaan Islam Sepanyol dirayakan sebagai Hari Valentine. Semoga Anda Semua Ambil Pengajaran!!! Jadi.. mengapa kita ingin menyambut Hari Valentine ini kerana hari itu adalah hari jatuhnya kerajaan Islam kita di Sepanyol..
 ·  · Share

11 Jenis Manusia Didoa Malaikat.


11 Jenis Manusia Didoa Malaikat.

by Remaja Islam Malaysia on Thursday, 10 February 2011 at 22:45
PERCAYA kepada malaikat adalah antara rukun iman. Ada malaikat yang ditugaskan berdoa kepada makhluk manusia dan sudah tentu seseorang yang didoakan malaikat mendapat keistimewaan.

Dalam hidup, kita sangat memerlukan bantuan rohani dalam menghadapi ujian yang kian mencabar. Bantuan dan sokongan malaikat sangat diperlukan. Ketika kita menghadapi masalah, kerumitan, keperluan dan bimbingan, bukan saja kita perlukan kekuatan doa dari lidah, tetapi juga sokongan malaikat.

Antara orang yang mendapat doa malaikat ialah:

1. Orang yang tidur dalam keadaan bersuci.
Rasulullah s.a.w bersabda, maksudnya: "Sesiapa yang tidur dalam keadaan suci, malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya. Dia tidak akan bangun hingga malaikat berdoa: "Ya Allah, ampunilah hamba-Mu si fulan kerana tidur dalam keadaan suci."

2. Orang yang sedang duduk menunggu waktu solat.
Rasulullah s.a.w bersabda maksudnya: "Tidaklah salah seorang antara kalian yang duduk menunggu solat, selama ia berada dalam keadaan suci, kecuali kalangan malaikat akan mendoakannya: 'Ya Allah, ampunilah ia. Ya Allah sayangilah ia.'"

3. Orang yang berada di saf depan solat berjemaah.
Rasulullah s.a.w bersabda, maksudnya: "Sesungguhnya Allah dan kalangan malaikat-Nya berselawat ke atas (orang) yang berada pada saf depan."

4. Orang yang menyambung saf pada solat berjemaah (tidak membiarkan kekosongan di dalam saf).
Rasulullah s.a.w bersabda, maksudnya: "Sesungguhnya Allah dan kalangan malaikat selalu berselawat kepada orang yang menyambung saf."

5. Kalangan malaikat mengucapkan 'amin' ketika seorang imam selesai membaca al-Fatihah.
Rasulullah s.a.w bersabda maksudnya: "Jika seorang imam membaca...(ayat terakhir al-Fatihah sehingga selesai), ucapkanlah oleh kamu 'aamiin' kerana sesiapa yang ucapannya itu bertepatan dengan ucapan malaikat, dia akan diampuni dosanya yang lalu."

6. Orang yang duduk di tempat solatnya selepas melakukan solat.
Rasulullah s.a.w bersabda, maksudnya: "Kalangan malaikat akan selalu berselawat kepada satu antara kalian selama ia ada di dalam tempat solat, di mana ia melakukan solat."

7. Orang yang melakukan solat Subuh dan Asar secara berjemaah.
Rasulullah s.a.w bersabda maksudnya: "Kalangan malaikat berkumpul pada saat solat Subuh lalu malaikat (yang menyertai hamba) pada malam hari (yang sudah bertugas malam hari hingga Subuh) naik (ke langit) dan malaikat pada siang hari tetap tinggal.

"Kemudian mereka berkumpul lagi pada waktu solat Asar dan malaikat yang ditugaskan pada siang hari (hingga solat Asar) naik (ke langit) sedangkan malaikat yang bertugas pada malam hari tetap tinggal lalu Allah bertanya kepada mereka: "Bagaimana kalian meninggalkan hamba-Ku?"

Mereka menjawab: 'Kami datang sedangkan mereka sedang melakukan solat dan kami tinggalkan mereka sedangkan mereka sedang melakukan solat, ampunilah mereka pada hari kiamat.'"

8. Orang yang mendoakan saudaranya tanpa pengetahuan orang yang didoakan.
Rasulullah s.a.w bersabda, maksudnya: "Doa seorang Muslim untuk saudaranya yang dilakukan tanpa pengetahuan orang yang didoakannya adalah doa yang akan dikabulkan. Pada kepalanya ada seorang malaikat yang menjadi wakil baginya, setiap kali dia berdoa untuk saudaranya dengan sebuah kebaikan, malaikat itu berkata 'aamiin dan engkau pun mendapatkan apa yang ia dapatkan.'"

9. Orang yang membelanjakan harta (infak).
Rasulullah s.a.w bersabda, maksudnya: "Tidak satu hari pun di mana pagi harinya seorang hamba ada padanya kecuali dua malaikat turun kepadanya, satu antara kedua-duanya berkata: 'Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak...'"

10. Orang yang sedang makan sahur.
Rasulullah s.a.w bersabda maksudnya: "Sesungguhnya Allah dan kalangan malaikat-Nya berselawat kepada orang yang sedang makan sahur."

11. Orang yang sedang menjenguk (melawat) orang sakit.
Rasulullah s.a.w bersabda, maksudnya: "Tidaklah seorang mukmin menjenguk saudaranya kecuali Allah akan mengutus 70,000 malaikat untuknya yang akan berselawat kepadanya di waktu siang hingga petang dan di waktu malam hingga Subuh."

Itulah antara mereka yang mendapat doa malaikat. Semoga kita termasuk dan tersenarai sama.
 ·  · Share

19 Hadis Rasulullah SAW mengenai wanita


19 Hadis Rasulullah SAW mengenai wanita



by Aura Bee on Thursday, 10 February 2011 at 22:44
1. Doa perempuan lebih makbul daripada lelaki kerana sifat penyayangnya yang
lebih kuat daripada lelaki. Ketika ditanya kepada Rasulullah SAW akan
hal tersebut, jawab Baginda SAW, "Ibu lebih penyayang daripada bapa dan
doa orang yang penyayang tidak akan sia-sia".

2. Apabila seseorang perempuan mengandung janin dalam rahimnya, maka
beristighfarlah para malaikat untuknya. Allah SWT mencatatkan baginya
setiap hari dengan 1,000 kebajikan dan menghapuskan darinya 1,000 kejahatan.

3. Apabila seseorang perempuan mulai sakit hendak bersalin, maka Allah SWT 
 mencatatkan baginya pahala orang yang berjihad pada jalan Allah SWT

4. Apabila seseorang perempuan melahirkan anak, keluarlah dia dari dosa-dosa
seperti keadaan ibunya melahirkannya.

5. Apabila telah lahir anak lalu disusui, maka bagi ibu itu setiap satu
tegukan daripada susunya diberi satu kebajikan.

6. Apabila semalaman ibu tidak tidur dan memelihara anaknya yang sakit, maka
Allah SWT memberinya pahala seperti memerdekakan 70 hamba dengan ikhlas
untuk membela agama Allah SWT.

7. Barangsiapa yang menggembirakan anak perempuannya, darjatnya seumpama
orang yang sentiasa menangis kerana takutkan Allah SWT dan orang yang
takutkan Allah SWT, akan diharamkan api neraka ke atas tubuhnya.

8. Barangsiapa membawa hadiah, (barang makanan dari pasar ke rumah lalu
diberikan kepada keluarganya, maka pahalanya seperti bersedekah). Hendaklah
mendahulukan anak perempuan daripada anak lelaki. Maka barangsiapa yang
menyukakan anak perempuan seolah-olah dia memerdekakan anak Nabi Ismail.

9. Tiap perempuan yang menolong suaminya dalam urusan agama, maka Allah SWT
 memasukkan dia ke dalam syurga lebih dahulu daripada suaminya (10,000 tahun).

10. Perempuan apabila sembahyang 5 waktu, puasa di bulan Ramadhan,
memelihara kehormatannya serta taat akan suaminya, masuklah dia dari pintu
syurga mana sahaja yang dikehendaki.

11. Wanita yang solehah (baik) itu lebih baik daripada 1,000 lelaki yang
soleh.

12. Aisyah berkata, "Aku bertanya kepada Rasulullah SWT, siapakah yang
lebih besar haknya terhadap wanita? Jawab Rasulullah SWT, "Suaminya".
"Siapa pula berhak terhadap lelaki?" Jawab Rasulullah SWT, "Ibunya".

13. Apabila memanggil akan engkau dua orang ibubapamu, maka jawablah
panggilan ibumu dahulu.

14. Wanita yang taat akan suaminya, semua ikan-ikan di laut, burung di
udara, malaikat di langit, matahari dan bulan semua beristighfar baginya
selama mana dia taat kepada suaminya serta menjaga sembahyang dan puasanya.

15. Wanita yang taat berkhidmat kepada suaminya akan tertutup pintu-pintu
neraka dan terbuka pintu-pintu syurga. Masuklah dari mana-mana pintu yang
dia kehendaki dengan tidak dihisab.

16. Syurga itu di bawah tapak kaki ibu.

17. Wanita yang tinggal bersama anak-anaknya akan tinggal bersama aku (Nabi SWT)
di dalam syurga.

18. Barangsiapa mempunyai tiga anak perempuan atau tiga saudara perempuan
atau dua anak perempuan atau dua saudara perempuan lalu dia bersikap ihsan
dalam pergaulan dengan mereka dan mendidik mereka dengan penuh rasa takwa
serta bertanggungjawab, maka baginya syurga.

19. Daripada Aisyah r. a. "Barangsiapa yang diuji dengan sesuatu daripada
anak-anak perempuan lalu dia berbuat baik kepada mereka, maka mereka akan
menjadi penghalang baginya daripada api neraka."
 ·  · Share

Petua Agar Suami Ikut Cakap Isteri


Petua Agar Suami Ikut Cakap Isteri




by ENSAIKLOPEDIA PETUA MELAYU LAMA on Friday, 11 February 2011 at 03:00
PETUA
Isteri digalakkan makan buntut burung Pelatuk Bawang. Sekiranya dimakan oleh wanita akan sentiasa dicintai suami dan dapat mengalahkan sebarang kekuatan jahat.  Segala kehendak wanita itu akan dituruti, dipuja dan dikasihi zahir dan batin.

NOTA:
Burung Pelatuk Bawang juga dikenali dengan nama jelatuk dan belatuk. Dalam bahasa Inggeris, burung pelatuk dikenali sebagai Woodpecker.  Woodpecker terangkum dalam spesis ‘pecidae’.  Terdapat banyak jenis burung pelatuk seperti belatuk ara, belatuk gunung, belatuk hijau, belatuk mas, belatuk merah, belatuk pinang, belatuk punggur, belatuk raja, belatuk rotan, tetapi hanya belatuk bawang sahaja yang dianggap mempunyai banyak keistimewaan.

DOA MOHON REZEKI


DOA MOHON REZEKI



by Katrina Mohamed on Friday, 11 February 2011 at 09:16
YA ALLAH, sekiranya rezeki kami berada di langit, maka turunkanlah ia, jika ia ada di bumi, keluarkan ia, dan jika ia ada di dalam lautan, munculkanlah. sekiranya rezeki kami ada di tempat yang jauh, dekatkan lah ia, jika ia sedikit, banyakkanlah ia, dan jika caranya sukar untuk sampai kepada kami, mudahkanlah ia, serta pindahkanlah rezeki tersebut kepada kami dengan kemuliaan, kepemurahan dan kebaikkan MU, dengan rahmatMU, WAHAI YANG MAHA PENGASIHI di antara YANG PENGASIH.

Motivasi Diri? Mengapa harapkan motivator bangkrut...anda sendiri kenal potensi diri anda


Motivasi Diri? Mengapa harapkan motivator bangkrut...anda sendiri kenal potensi diri anda

by Alam Sengketa on Friday, 11 February 2011 at 09:14
Contoh mudah, anda mungkin berusia awal 30-an atau 40-an, sepanjang usia anda sebenarnya telah mengetahui potensi diri anda sejak bangku sekolah lagi atau mungkin lebih awal lagi.

Anda mungkin anak orang susah, anda telah sedar anda perlu berubah, dan ibubapa anda tidak mahu anda mewarisi kesusahan itu. Mereka mungkin menyatakannya kepada anda atau tidak ataupun mereka terus berusaha menyediakan keperluan kehidupan dan pelajaran anda semampu mungkin. Pada saat itu anda sedar akan kesusahan keluarga, anda berazam untuk berubah, apa yang anda lakukan? Anda mungkin cuba belajar menjadi lebih baik, cuba berjaya dalam peperiksaan dan cuba membantu ibu bapa. Soalnya tahap mana anda mampu pergi? Dengan kesabaran dan kesungguhan yang anda ada, anda mungkin lebih berjaya dari ibu bapa anda. Anda mungkin tidak menyangka di mana anda berada di masa ini.  Bukankah ini bermaksud anda telah mengenal keadaan dan potensi diri?

Anda anak orang ada-ada (berada la tu..). Anda sedar bila anda buka mulut sahaja meminta itu ini, dengan segera kemahuan anda dipenuhi. Nah, mudahnya hidup anda. Soalnya anda mahu jadi orang yang berguna atau anda mahu jadi orang tak berguna. Inikan anda sudah mengenal situasi diri dan potensi diri?

Anda sekarang bekerja dengan kerajaan. Apa jua pun jawatan anda, cukup 25 haribulan anda dapat gaji. Anda rasa anda boleh naik pangkat dengan belajar separuh masa, anda cuba. Soalnya anda sudah tahu potensi diri anda. Mengapa mengharap motivator bangkrut untuk menyebabkan anda bertindak?

Anda sekarang bekerja swasta. Anda rasa gaji anda tidak berapa cukup. Maka anda cuba menyertai MLM untuk menambahkan pendapatan anda. tapi anda sebenarnya tak berapa suka nak memujuk-mujuk orang menyertai anda dan menjual barang yang anda rasa tak berguna pun. Anda cuba merekrut saudara-mara. Anda telepon mereka hampir setiap hari untuk mereka mendapatkan dowline. Soalnya mereka sertai anda atas dasar kesian atau apa? Akhirnya mereka senyap sahaja dan downline anda putus di situ sahaja. Anda pun jadi patah hati. Bila ada kenduri-kendara, anda sendiri jadi malu dengan mereka. Soalnya anda sudah tahu potensi diri anda sekarang.

Anda sekarang rasa anda perlu memotivasikan diri anda. Anda mendengar di TV3, TV9 dan sebagainya mengenai mengenali "Rahsia Tarikh Lahir". Anda cari di di Internet. Anda jumpa ini:

[[[[[[[[   Dr. Azizan Osman


Siapakah anda?
Apakah tujuan sebenar hidup anda?
Apakah potensi serta bakat sebenar diri anda?
Apakah kekuatan atau kelemahan yang perlu anda perbaiki?
Bagaimana anda boleh lebih berjaya di dalam kerjaya atau perniagaan anda?
Kerjaya atau perniagaan yang bagaimanakah yang sesuai dengan perwatakan anda?
Bagaimana anda boleh hidup lebih baik daripada sekarang?
Bagaimana anda boleh mengatasi masalah kebocoran wang”?
Bagaimana anda boleh mencapai hampir semua impian hidup anda?    ]]]]]]]



Anda mula terfikir:

Siapakah anda? Saya la..
Apakah tujuan sebenar hidup anda? Ntah...
Apakah potensi serta bakat sebenar diri anda? Saya lulusan univeristi...saya ada kerja sekarang ini..
Apakah kekuatan atau kelemahan yang perlu anda perbaiki?  Biasa la. Mana ada orang tak ada kelemahan..
Bagaimana anda boleh lebih berjaya di dalam kerjaya atau perniagaan anda? Saya rasa saya tahu..
Kerjaya atau perniagaan yang bagaimanakah yang sesuai dengan perwatakan anda? saya rasa nak buat sesuatu..
Bagaimana anda boleh hidup lebih baik daripada sekarang? Bagaimana?
Bagaimana anda boleh mengatasi masalah “kebocoran wang”?  Tak pernah pulak bocor, semuanya dibayar untuk keperluan atau sesuatu yang saya ingini...
Bagaimana anda boleh mencapai hampir semua impian hidup anda? Tak terasa pun nak jadi jutawan...tak perlu la..

Soalnya anda mula mencari-cari siapa Dok Azizan ini. Anda mulakan dengan internet semula. Ada yang baik ada yang buruk. Soalnya di mana beliau mendapat ijazah? Ye la, nak dimotivasikan pun mestila oleh pakar motivasi berkelulusan tinggi. Walaupun 60 ringgit je. Duit jugak tu..

http://aididmuaddib.blogspot.com/search/label/Dr%20Mickey%20Mouse

Sekali, cheh! Tak Guna! dia ini beli sijil PhD di Gordon University yang tak wujud. Macam mana Kaum SeBangsaku terpedaya ni. Kalau ye pun nak so called 'Aura Positif' nak jadi jutawan, tengok2lah jugak. 

Kalau dia tak ada title 'Dr' tu adakah anda teringin menyertai porgram dia? Anda tanya diri anda mana nilai ilmu. Jika dia tak ada doctorate pun anda pun boleh jadi lebih baik daripada dia. Lebih2 lagi dia hanya menipu mempergunakan title tersebut.

Anda gelak dalam hati. Anda kata "Ha3X...dah tua bangka pun tak kenal potensi diri sendiri"

Dalam bahasa mudahnya anda "Sedar ke diri dan kenal diri" tak perlu Motivator Bangkrut yang mempergunakan title 'Dr.'nya...

[Cinta RasuluLlah] Kehadiran Rasulullah -shollallahu ‘alaihi wasallam- dalam Kehidupan Umat Islam


[Cinta RasuluLlah] Kehadiran Rasulullah -shollallahu ‘alaihi wasallam- dalam Kehidupan Umat Islam

by Tahu Faham Dan Amal on Friday, 11 February 2011 at 08:56


Oleh : Ustaz Raja Ahmad Mukhlis

Ada orang daripada golongan anti-maulid berkata: "Mereka yang bangun dalam majlis maulid mengkhayalkan Rasulullah -shollallahu ‘alaihi wasallam- hadir dalam majlis mereka."

Jawapan:

Ia bukan suatu khayalan wahai orang yang lalai. Mereka yang bangun dalam majlis tersebut mengambil suatu waktu untuk menghayati kehadiran Rasulullah -shollallahu ‘alaihi wasallam- yang pada hakikatnya (kehadiran Baginda -shollallahu ‘alaihi wasallam-) adalah sepanjang masa dalam kalangan umat Baginda -shollallahu ‘alaihi wasallam-.Mereka yang berdiri dalam majlis-majlis maulid dan sebagainya (khsusunya di mahal al-qiyam) berusaha untuk menzahirkan rasa penghormatan dalam menghayati kehadiran Rasulullah -shollallahu ‘alaihi wasallam- dalam kehidupan mereka seharian, samada secara umum mahupun secara khusus.

Banyak sudut dan bukti kehadiran Rasulullah -shollallahu ‘alaihi wasallam- dalam kehidupan umat Islam secara umum, maka ada dua sudut.

Pertama: Kehadiran Hati Rasulullah -shollallahu ‘alaihi wasallam- Terhadap Umat Islam Sebelum Kelahiran Mereka

Sedangkan hati Rasulullah -shollallahu ‘alaihi wasallam- sentiasa hadir mengingati kita sebelum kelahiran kita (seluruh umat Islam), bagaimana hati Baginda -shollallahu ‘alaihi wasallam- tidak hadir mengingati kita pula setelah kelahiran kita, dalam seluruh kehidupan kita?

Ada sebuah hadith menyebut cinta dan kerinduan khusus Baginda -shollallahu ‘alaihi wasallam- kepada umatnya yang terkemudian (iaitulah kita yang lahir setelah kewafatan Baginda -shollallahu ‘alaihi wasallam-):

أن رسول الله ‏ ‏صلى الله عليه وسلم ‏ ‏أتى المقبرة فقال ‏ ‏السلام عليكم دار قوم مؤمنين وإنا إن شاء الله بكم لاحقون وددت أنا قد رأينا إخواننا قالوا أولسنا إخوانك يا رسول الله قال أنتم أصحابي وإخواننا الذين لم يأتوا بعد

Maksudnya:

Daripada Abu Hurairah, bahawa Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam telah pergi ke kawasan perkuburan dan bersabda: “Sejahtera ke atas kamu (penghuni) negeri orang-orang yang beriman. Sesungguhnya kami dengan kehendak Allah akan menyusuli kamu. Amat ingin di hatiku seandainya dapat kita melihat saudara-saudara kita”.

Sahabat bertanya: “Apakah kami ini bukan saudara-saudaramu ya Rasulullah?

Baginda shollallahu ‘alaihi wasallam menjawab:

Kamu semua adalah sahabat-sahabatku. Sedangkan saudara-saudara kita adalah (orang-orang mukmin) yang belum muncul (orang-orang beriman tanpa pernah melihat Rasulullah)

[Hadith riwayat Imam Muslim no: 367. Begitu juga diriwayatkan oleh Imam Ibn Majah no: 4296 dan Imam An-Nasa’ie no: 150. Ia juga diriwayatkan oleh Imam Malik dalam Al-Muwatha’ no: 53 sebagaimana dalam Al-Muntaqi]

Alangkah malangnya bagi mereka yang tidak pernah cuba untuk menghadirkan Rasulullah -shollallahu ‘alaihi wasallam- dalam satu saat pun daripada kehidupan mereka, sedangkan Baginda -shollallahu ‘alaihi wasallam- menghadirkan kita semua dalam kehidupan Baginda -shollallahu ‘alaihi wasallam-.Rasulullah -shollallahu ‘alaihi wasallam- sendiri menghayati kehadiran kita sebelum kelahiran kita, bagaimana kita tidak berusaha untuk menghayati kehadiran Baginda -shollallahu ‘alaihi wasallam-setelah kewafatan Baginda -shollallahu ‘alaihi wasallam-? 

Kedua: Kehadiran Rasulullah -shollallahu ‘alaihi wasallam- dalam segenap kehidupan umat Islam setelah kewafatan Baginda -shollallahu ‘alaihi wasallam-. 

Rasulullah -shollallahu ‘alaihi wasallam- bersabda:


حياتي خير لكم تحدثون ويحدث لكم ووفاتي خير لكم تعرض علي أعمالكم فما كان من حسن حمدت الله عليه وما كان من سيء استغفرت الله لكم

Maksudnya:

Hidupku adalah kebaikan kepada kamu dan wafatku adalah kebaikan juga kepada kamu, kerana segala amal kamu sentiasa dibentangkan kepadaku, maka apa saja amal yang aku dapati baik, aku ucapkan: Alhamdulillah, dan apa saja amal kamu yang aku dapati jahat, aku memohon keampunan Allah untuk kamu.

Hadith ini diriwayatkanoleh Imam Ad-Dailami daripada Saidina Anas r.a., Imam Al-Harith r.a. daripada Saidina Anas r.a. juga dengan sanad yang mursal. Diriwayatkan juga dalam Kasyf Al-Khafa’ oleh Imam Al-‘Ajluni (19/11). Begitu juga diriwayatkan dalam Musnad Al-Harith (m/s: 969). Diriwayatkan juga dalam Al-Fath Al-Kabir (2/68) pada hadith no: 5886 dengan sanad Mursal. Begitu juga no: 5887. Imam Ibn Hajar Al-Haithami menegaskan bahawasanya perawi-perawi hadith ini adalah berdarjat sahih. Imam As-Suyuti juga meriwayatkannya dalam Al-Marasil (no: 11337 dan 11338). Selain sanad-sanad mursal yang kuat, Imam Al-Bazzar juga meriwayatkannya secara bersambung kepada Saidina Abdullah bin Umar dengan sanad yang kuat (no: 1723).

Hadith ini menunjukkan kehadiran Rasulullah -shollallahu ‘alaihi wasallam- dalam kehidupan para umatnya dan sentiasa memerhatikan dan mengetahui perihal umat Baginda -shollallahu ‘alaihi wasallam- walaupun setelah kewafatan Baginda -shollallahu ‘alaihi wasallam-. Dalam riwayat lain, amalan-amalan umat Baginda -shollallahu ‘alaihi wasallam- akan dibentangkan pada setiap malam Isnin dan Khamis.

Ini menunjukkan betapa Rasulullah -shollallahu ‘alaihi wasallam- sememangnya hadir dalam kehidupan umat Islam dengan kehadiran yang hanya diketahui oleh Allah s.w.t. dan Rasulullah -shollallahu ‘alaihi wasallam- sahaja. Namun, sudah pastilah rasa penghormatan yang cuba dizahirkan oleh para umat Baginda -shollallahu ‘alaihi wasallam- juga sampai kepada Baginda -shollallahu ‘alaihi wasallam-.

Di zaman serba moden ini, alangkah jumudnya minda orang yang masih menganggap jarak sesuatu tempat menjadi penghalang terhadap suatu hubungan kehadiran antara dua pihak, sedangkan banyak alat-alat telekomunikasi dan perhubungan yang menghubungkan dua orang daripada dua tempat yang sangat jauh jaraknya, yang mana mereka boleh saling menzahirkan penghormatan kepada sesama mereka dari tempat mereka, lalu sampai kepada teman mereka masing-masing. Seumpama, seorang pekerja sahaja boleh menzahirkan penghormatan kepada tuannya melalui alat perhubungan walaupun dipisahkan oleh jarak yang jauh, samada perhubungan seperti panggilan video atau sebagainya.

Bagaimana dengan pendedahan teknologi sebegini, seseorang masih lagi tidak dapat menerima hubungan para pencinta Rasulullah -shollallahu ‘alaihi wasallam- yang menzahirkan penghormatan mereka dalam sesuatu majlis di negara-negara yang jauh, dengan Baginda -shollallahu ‘alaihi wasallam- di Al-Madinah Al-Munawwarah sedangkan alam roh itu sendiri tidak dibatasi oleh dimensi seperti alam jasmani dan sebagainya.

Pelajaran daripada Kisah al-Utbi

Daripada Imam al-'Utbi [Abu 'Abdul Rahman Muhammad bin 'Abdullah atau 'Ubaidillah bin 'Amr bin Mu`awiyah bin 'Amr bin 'Utbah bin Abu Sufyan Sakhr bin Harb yang lebih dikenali sebagai Imam al-'Utbi] di mana dia telah berkata: “Adalah aku satu ketika duduk di samping kubur Junjungan Nabi -shollallahu ‘alaihi wasallam-, maka telah datang seorang A'raabi (penduduk kampung) mengucapkan salam kepada Junjungan Nabi -shollallahu ‘alaihi wasallam- dengan katanya:

“Salam kesejahteraan bagimu, wahai Rasulullah, aku telah mendengar Allah Ta`ala berfirman:

وَلَوْ أَنَّهُمْ إِذ ظَّلَمُوۤاْ أَنْفُسَهُمْ جَآءُوكَ فَٱسْتَغْفَرُواْ ٱللَّهَ وَٱسْتَغْفَرَ لَهُمُ ٱلرَّسُولُ لَوَجَدُواْ ٱللَّهَ تَوَّاباً رَّحِيماً

[Dan kalaulah mereka ketika menganiayai diri mereka sendiri (dengan membuat dosa dan kesalahan) datang kepadamu (wahai Nabi) lalu memohon ampun kepada Allah, dan Rasulullah juga memohon ampun untuk mereka, tentulah mereka mendapati Allah Maha Penerima taubat, lagi Maha Mengasihani. – Surah an-Nisa’: 64]

Dan aku telah mendatangimu dalam keadaan memohon keampunan dari segala dosaku dan mengharapkan syafaatmu kepada Tuhanku.”

Lalu dia melantunkan beberapa bait syair seperti berikut:-

يا خير من دفنت بالقاع اعظمه * فطاب من طيبهن القاع  والأكم
نفسي الفداء لقبر انت ساكنه * فيه العفاف وفيه الجود و الكرم

Maksudnya:

Wahai manusia terbaik bersemadi dalam bumi jasadnya
Maka harumlah lembah dan bukit dengan keharumannya
Jiwaku jadi tebusan kubur yang engkau penghuninya
Dalamnya ada (pribadi) yang suci, pemurah lagi mulia

Al-'Utbi meneruskan ceritanya:

“Kemudian, dia berpaling meninggalkan maqam Junjungan Nabi -shollallahu ‘alaihi wasallam-, tiba-tiba dua mataku mengantuk, lalu aku bermimpi melihat Junjungan Nabi -shollallahu ‘alaihi wasallam- dalam tidurku dan baginda bersabda kepadaku:

Wahai 'Utbi, segera pergi berjumpa A'rabi itu dan khabarkan berita gembira kepadanya bahawa Allah telah mengampuninya.

[Dinukilkan dari kitab al-Adzkar oleh Imam an-Nawawi; Fasal Mengenai ziarah Qubur Nabi -shollallahu ‘alaihi wasallam- Halaman 206, Dar al-Fikr Beirut- 2002M/1422H. Kisah ini ini sangat masyhur dan dinukilkan oleh para ulama didalam kitab-kitab mereka sepertimana yang aku nyatakan diatas.]

Kisah ini diriwayatkan oleh seorang ulama' besar dalam bidang hadis yang sangat mementingkan sumber-sumber yang sahih dalam periwayatan iaitulah Imam An-Nawawi r.a.. Maka, ini adalah sebahagian daripada contoh di mana Baginda -shollallahu ‘alaihi wasallam- hadir dalam kehidupan para pencinta secara khusus dan umat Islam secara umumnya.

Ketiga: Kehadiran Khusus Rasulullah -shollallahu ‘alaihi wasallam- Terhadap Mereka yang Berselawat Ke Atas Baginda -shollallahu ‘alaihi wasallam- 

Rasulullah -shollallahu ‘alaihi wasallam- juga hadir menerima selawat-selawat yang disampaikan oleh umat Baginda -shollallahu ‘alaihi wasallam- setelah kewafatan Baginda -shollallahu ‘alaihi wasallam-.

Rasulullah -shollallahu ‘alaihi wasallam- bersabda:

مَا مِنْ أَحَدٍ سَلَّمَ عَلَيَّ إِلا رَدَّ اللَّهُ رُوحِي حَتَّى أَرُدَّ عَلَيْهِ السَّلامُ

Maksudnya: "Tiadalah seseorang yang menyampaikan salam ke atasku melainkan Allah s.w.t. akan mengembalikan rohku sehingga aku menjawab salam ke atasnya".

Hadis ini diriwayatkan oleh Ishaq bin Rahuyah (atau Rahwaih) dalam musnadnya dengan sanad hasan (perawi-perawi Imam Muslim) no: 460, Imam Ahmad dalam Musnadnya (no: 10591) dengan sanad hasan yang sama, Imam Abu Daud dalam Sunannya dan sebagainya daripada Saidina Abu Hurairah r.a..

Dalam riwayat lain, Saidina Ibn Abbas r.a. berkata:

لَيْسَ أَحَدٌ مِنْ أُمَّةِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلَّى عَلَيْهِ صَلاةً إِلا وَهَي تَبْلُغُهُ , يَقُولُ لَهُ الْمَلَكُ : فُلانٌ يُصَلَّى عَلَيْكَ كَذَا وَكَذَا صَلاةً

Maksudnya: "Tiadalah seseorang daripada Umat Muhammad -shollallahu ‘alaihi wasallam- berselawat ke atas Baginda -shollallahu ‘alaihi wasallam- melainkan ia akan sampai kepada Baginda -shollallahu ‘alaihi wasallam- lalu malaikat berkata kepada Baginda -shollallahu ‘alaihi wasallam-: "Si fulan berselawat ke atasmu dengan begini dan begini..."

Ini menunjukkan samada Rasulullah -shollallahu ‘alaihi wasallam- berinteraksi secara langsung dengan umat Islam yang menyampaikan salam dan selawat ke atas Baginda -shollallahu ‘alaihi wasallam- ataupun melalui perantaraan malaikat, namun tetap sahaja bentuk amalan yang dilakukan oleh mereka yang menyampaikan salam dan selawat kepada Baginda -shollallahu ‘alaihi wasallam- sampai kepada Baginda -shollallahu ‘alaihi wasallam-.

Maka, mereka yang berdiri dalam majlis maulid ketika menyampaikan ucapan alu-aluan yang mengalu-alukan kehadiran Rasulullah -shollallahu ‘alaihi wasallam- dalam kehidupan manusia, telah menghayati betapa penghormatan dalam alu-aluan mereka itu sampai kepada Rasulullah -shollallahu ‘alaihi wasallam- samada dengan kehadiran roh Baginda -shollallahu ‘alaihi wasallam- ke dalam majlis-majlis tersebut ataupun sampai kepada Baginda -shollallahu ‘alaihi wasallam- yang berada di Al-Masjid An-Nabawi. Al-Muhim (yang penting), penghayatan mereka betapa mereka diperhatikan oleh Rasulullah -shollallahu ‘alaihi wasallam- ketika menzahirkan kegembiraan dan penghormatan tersebut adalah berlandaskan nas-nas syarak yang telah disebutkan dan banyak lagi yang tidak sempat disebutkan di sini.

Bagi mereka yang tidak mendalami nas-nas syarak sebegini secara menyeluruh atau mindanya terbatas dengan kebiasaan adat yang sempit, walaupun dengan ledakan teknologi telekomunikasi semasa, lalu mengingkari amalan berdiri ketika membaca puji-pujian dan alu-aluan dalam maulid yang menjadi simbol penghormatan dan kegembiraan yang disampaikan kepada Rasulullah -shollallahu ‘alaihi wasallam-, maka mereka perlulah menginsafi betapa mereka jauh daripada penghayatan terhadap kehadiran Rasulullah -shollallahu ‘alaihi wasallam- dalam kehidupan umat Baginda -shollallahu ‘alaihi wasallam-. Biarlah para pencinta mengungkapkan cinta dan rindu mereka kepada Saidina Rasulullah -shollallahu ‘alaihi wasallam- dengan cara yang sememangnya tidak bertentangan dengan ajaran Islam sama sekali.

Wallahu a'lam

Sumber  : http://www.facebook.com/notes/raja-ahmad-mukhlis/kehadiran-rasulullah-shollallahu-alaihi-wasallam-dalam-kehidupan-umat-islam/196809343679585