Pages

Fish

Thursday, 13 October 2011

Pengurusan Jenazah


Pengurusan Jenazah

by in a relationship with on Saturday, 22 January 2011 at 11:27
Pengurusan Jenazah

by Klinik HATI on Friday, January 21, 2011 at 2:20pm


Seandainya Kamu(aisyah) meninggal terlebih dahulu, aku akan berdiri untukmu akulah yang akan memandikanmu, mengkafanimu, menyalatimu dan mengkuburmu.( Ahmad dan Ibnu Majah dari Aisyah)
Dari hadis diatas diambil kesimpilan bahwa Kewajiban Seorang Muslim terhadap Muslim yang meninggal dunia ada 4 yaitu
1.       Memandikannya
2.       Mengkafaninya
3.       Menyalatinya
4.       Menguburkannya

Memandikan Mayyit
Yang dimaksud memandikan Mayyit ialah membersihkan dan mensucikan mayit dari kotoran dan najis yang melekat dibadannya.
Orang yang memandikan mayyit hendaklah orang yang shaleh, jujur dan dapat dipercaya agar bisa menjaga rahasia si mayyit di utamakan keluarga dan mayat pria oleh pria begitu juga sebaliknya atau muhrimnya
Keutamaan memandikan mayat

Telah menceritakan kepada kami [Affan], dia berkata; telah menceritakan kepadaku [Sallam bin Abi Muthi'] dari [Jabir] dari [Asy-Sya'bi] dari [Yahya bin Al-Jazar], dia berkata; [Aisyah] berkata; "Barangsiapa memandikan mayit kemudian ia menunaikan amanat yaitu dengan tidak menyerbarkan aib mayit (aurot yang ia lihat ketika memandikannya), maka ia akan keluar dari dosa-dosanya seperti saat dia dilahirkan ibunya, hendaknya seorang mayit dimandikan oleh orang yang lebih dekat kekerabatannya dengannya jika dia tahu, namun jika dia tidak tahu maka suruhlah orang yang menurut kalian memiliki kewaro'an (kehati-hatian) dan amanat." (Musnad Ahmad : 23763)

Cara memandikan mayat

Telah menceritakan kepada kami [Musaddad] telah menceritakan kepada saya [Yahya bin Sa'id] dari [Hisyam bin Hassan] berkata, telah menceritakan kepada kami [Hafshah] dari [Ummu 'Athiyyah radliallahu 'anha] berkata: Ketika salah satu puteri Nabi shallallahu 'alaihi wasallam wafat, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mendatangi kami seraya berkata: "Mandikanlah menggunakan daun bidara dengan ganjil, tiga kali, lima kali atau lebih dari itu jika kalian anggap perlu dan jadikanlah yang terakhirnya dengan kafur barus (wewangian) atau yang sejenis dari kapur barus (kamper). Dan bila kalian telah selesai beritahu aku". Ketika kami telah selesai, kami memberi tahu Beliau, kemudian Beliau memberikan kain Beliau kepada kami. Maka kami menyisir (dan menguraikan lalu mengepangnya) rambut kepalanya menjadi tiga kepang dan kami letakkan di belakangnya".(Bukhari : 1184)

Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Yahya] telah mengabarkan kepada kami [Husyaim] dari [Khalid] dari [Hafshah binti Sirin] dari [Ummu 'Athiyyah] bahwa ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkannya untuk memandikan jenazah putrinya, beliau bersabda: "Mandikanlah mulai dari sebelah kanannya dan (dahulukan) anggota wudlunya."(muslim : 1560)

Berdasarkan Hadist diatas maka diambil kesimpulan prinsip dasar memandikan mayat ialah
1.       Sebaiknya yan memandikan mayat adalah keluarganya atau suaminya atau istrinya
2.       Mayat pria dimandikan oleh pria atau sebaliknya kecuali muhrimnya
3.       Pakaian mayat dibuka, tetapi auratnya tetap dijaga
4.       Memandikan mayat dari kanan dulu dan anggota wudhunya dulu
5.       Memandikan mayat secara ganjil, 3x ,5x atau seperlunya
6.       Pada siraman terakhir di gunakan wewangian seperti kapur barus
7.       Bagi mayat perempuan dianjurkan agar rambutnya dikepang tiga dan diurai ke belakang

Teknis memandikan mayat
  • Baringkan ,ayit pada tempat memandikannya, bagian kepala di sebelah utara sedangkan bagian kaki disebelah selatan
  • Buka seluruh pakaiannya dan tutup auratnya dengan handuk kecil atau kain yang tembus air. Mulailah memandikan dengan membaca “ Bismillaahirrahmaanirrahiim”
  • Mulailah memandikan mayat dengan mengucurkan air ke bagian badan sebelah kanan, mulai dari kepala sampai kaki kemudian bagian tubuh sebelah kiri
  • Cucilah anggota yang biasa di cuci saat berwudhu (bukan di wudhukan tapi di cuci anggota wudhunya)
  • Kemudian dimandikan seluruh anggota badannya hingga bersih, boleh pake sabun atau pembersih lainnya yang biasa digunakan, lakukan sebanyak 3x atau 5x atau seperlunya(bilangan ganjil). Lakukan dengan perlahan, tidak boleh dipaksa atau dipijit pijit secara berlebihan.
  • Terakhir siramlah dengan air kapur barus  ke seluruh tubuh mayat lalu keringkan dengan handuk besar.
  • Keringkan rambut mayat dengan handuk kecil, kalau mayatnya perempuanuraikan rambutnyanya yang panjang lalu kepang tiga.
  • Tutupkan kapas yang telah dilebarkan ke kemaluan dan duburnya satukan dengan cawat kemudian tutup tutup seluruh tubuh mayat dengan sehelai atau dua helai kain umtuk alas dan penutup bagian depannya
  • Setelah selesai dimandikan, Angkat dan gotonglah mayat ini ke tempat yang telah disediakan kain kafan untuk dikafani
  • Baringkan mayat diatas kafan yang telah disediakan, kepalanya sebelah utara dan kakinya sebelah selatan, kemudian miringkan kepalanya ke kanan ( menghadap Kiblat) dengan diberi bantal kecil dibawah kepalanya
 ·  · Share

No comments:

Post a Comment